Quote

Hari-hari yang dialami manusia hanya dua macam: menyenangkan atau menyusahkannya. Kalau menyenangkan, janganlah angkuh dan kalau menyusahkan, bersabarlah dan jangan berputus asa karena keduanya--yang menyenangkan dan menyusahkan--pasti berlalu.

M. Quraish Shihab

Pemenuhan kebutuhan hidup pada dasarnya tidak dapat diraih, kecuali dengan bekerja dan berusaha, maka bekerja dan berusaha merupakan kewajiban.

M. Quraish Shihab

Jadilah mulia dan tepercaya bukan karena manusia seharusnya mulia dan tepercaya, tetapi karena tidak wajar menjadi hina dan kehilangan kepercayaan.

M. Quraish Shihab

Menjadi kewajiban setiap yang bijaksana untuk bersungguh-sungguh dalam semua kegiatannya, antara lain dengan mempersiapkan secara baik faktor dan sarana agar dapat digunakannya mencapai tujuan sambil selalu merujuk ke tempat tujuan. Ini untuk menghindari kelengahan dan lupa di tengah jalan, yakni lupa tujuan, menghadapi hiruk-pikuk suasana atau berdiri di tempat, terpesona oleh gemerlap rayuan. Bukankah putra-putri dunia terpaku di dunia karena terpukau oleh keindahannya sehingga lupa bahwa ia dalam perjalanan menuju akhirat? Para ilmuan dan orang bijak tidaklah terpuji, kecuali karena kemahiran dan kemampuan mereka menelaah dan memastikan proses pencapaian sesuatu serta memprediksi akibat dan dampak-dampaknya. Kemahiran inilah yang membedakan seorang ilmuan dengan ilmuan yang lain. Kalau baru mengetahui akibat dan dampak sesuatu saat kejadiannya, maka ketika itu ilmuan sama saja dengan yang miskin ilmu.

M. Quraish Shihab

Hemat adalah setengah dari kesempurnaan hidup. Tinggal setengah lainnya yang perlu diupayakan agar hidup menjadi tenteram. Ada tiga hal yang menjadi pangkal keselamatan duniawi. Salah satunya adalah berhemat. Islam menganjurkan untuk bekerja keras guna meraih kelebihan, tapi ditekannya agar hidup hemat dengan menafkahkan sebagian saja dari rezeki yang diperoleh. Sebagian yang lain dihemat untuk ditabung. Ada perbedaan antara yang kikir dan yang hemat. Yang kikir, pesimistis, terlalu takut menghadapi masa depan sehingga menahan hartanya yang semestinya ia nafkahkan, sedang yang hemat berhati-hati menghadapi masa depan, tapi berkeyakinan bahwa rezeki di tangan Allah, tidak akan meleset kalau memang itu rezekinya.

M. Quraish Shihab

Iman bagaikan rasa kagum atau cinta, hanya dirasakan oleh pemiliknya. Sulit digambarkan bagaimana hakikatnya. Rasul saw. bersabda, “Siapa yang terdapat dalam dirinya tiga hal, maka ia akan merasakan manisnya iman. Ia mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari cintanya kepada apa pun selainnya. Ia menyukai saudaranya, tidak menyukainya, kecuali karena Allah dan ia eggan kembali kepada dosa dan kekufuran, sebagaimana keengganannya dicebur ke neraka.” Islam adalah penyerahan diri kepada Allah setelah usaha maksimal. Berusahalah, lalu serahkan sisanya kepada Allah karena Dia Mahatahu, Mahakuasa, dan Mahabaik. Ihsan adalah memberi lebih banyak dari yang mestinya Anda beri dan menuntut lebih sedikit daripada yang mestinya Anda tuntut. Lakukan semua itu, Anda akan merasa nikmat yang tidak terlukiskan.

M. Quraish Shihab

Islam adalah agama damai yang mencintai kemanusiaan. Ia membawa rahmat dan kedamaian bagi seluruh alam. Bahkan, walau dalam keadaan bermusuhan, Islam tetap memerintahkan kejujuran tingkah laku dan perlakuan yang adil.

M. Quraish Shihab

Jangan jadikan tantangan, hambatan, dan cacian sebagai alasan untuk menghentikan kegiatan positif. Abaikan semua itu dan teruskan usaha sambil berserah diri kepada Allah swt. Peringatan selalu bermanfaat. Kalaupun bukan oleh yang diperingati, maka oleh orang lain yang telah tergugah hatinya atau untuk yang memberi peringatan. Manfaatnya paling tidak, berupa ganjaran Ilahi.

M. Quraish Shihab

Saat Isra Mi'raj, shalat lima kali sehari disyariatkan Allah, sedang sebelumnya hanya diwajibkan dua kali sehari. Ini berarti bahwa shalat sedemikian penting sehingga Allah swt. mengundang Nabi-Nya untuk datang "menemui-Nya" dan menerima langsung kewajiban itu. Riwayat ini bukan saja mengandung makna cinta Allah kepada Nabi-Nya Muhammad saw. yang diterimanya berkali-kali itu agar dapat merasakan berkali-kali lezatnya "pertemuan", tetapi juga untuk mengingatkan umatnya bahwa shalat lima kali sehari semalam itu adalah sesuatu yang sangat ringan sehingga tidak wajar untuk diabaikan atau hanya diamalkan dua atau tiga kali saja dalam sehari, lebih-lebih jika ditinggalkan semuanya dalam sehari semalam dan tentu saja sungguh amat buruk keberagamaan seseorang yang tidak mengarahkan wajah, pikiran, dan hati kepada Sang Pencipta.

M. Quraish Shihab

Ar-Rahman dan ar-Rahim adalah dua nama Allah yang amat dominan karena kedua nama inilah yang ditempatkan menyusul penyebutan nama Allah. Ini pula agaknya yang menjadi sebab sehingga setiap pekerjaan yang tidak dimulai dengan Bismillaahi ar-Rahmaani ar-Rahiimi adalah buntung, hilang berkahnya. Basmalah yang diperintahkan itu mengandung dalam kalimatnya kedua nama tsb, dan dengan susunan penyebutan sifat Allah seperti dikemukakan di atas.

M. Quraish Shihab

Copyrights 2015 | Elha Omni Media