Qadha’ & Qadar

Musibah – Bagian 4


26 shape Dec

Setiap ada sesuatu yang tidak menyenangkan, jangan pernah persalahkan Allah swt. karena boleh jadi kitalah penyebabnya dan boleh jadi bukan kita penyebabnya. Namun, Allah memilih kita ikut terkena bencana  itu dalam rangka meningkatkan kedudukan kita.


Musibah – Bagian 2


12 shape Dec

Apa beda musibah, bala’, dan ‘azab? Ada pula yang dinamakan dengan siksa dan fitnah. Apa pula maknanya? Bagaimana kita mengenalinya?


Musibah – Bagian 1


04 shape Dec

Apa yang dimaksud dalam Bahasa Indonesia musibah itu adalah bencana. Sebenarnya yang dimaksud itu adalah segala sesuatu yang tidak menyenangkan. Bukankah Allah Mahabaik, namun Dia izinkan musibah itu terjadi?


Takdir – Bagian 4


27 shape Nov

Bagaimana dengan Rasulullah saw. hubungannya dengan takdir? Rasulullah berusaha dan tawakkal. Namun, kapan beliau berusaha dan kapan saatnya beliau tawakkal?


Takdir – Bagian 3


14 shape Nov

Bagaimana hubungan al-Qur’an dengan takdir? Apa pun yang terjadi pada diri manusia, kecuali karena takdir Allah. Namun harus diingat, bahwa manusia dapat memilih takdirnya melalui usaha dan doa.


Takdir – Bagian 2


06 shape Nov

Kita tidak bisa keluar dari takdir Tuhan, namun kita dapat memilihnya. Lalu, apa bedanya takdir dengan nasib? Apakah benar sejak dalam kandungan Allah telah menentukan manusia itu masuk surga atau tidak?


Takdir – Bagian 1


31 shape Oct

Kita sering kali menghubungkan kata takdir dengan kejadian-kejadian tidak menyenangkan. Tapi, apa sebenarnya takdir itu? Apa makna qadha’ kaitannya dengan takdir itu?


Obat dan Penyembuhan


07 shape Oct

Dalam al-Qur’an dan Sunnah ditemukan sekian banyak teks yang berbicara tentang penyakit dan pengobatan. Salah satu yang sangat populer adalah firman-Nya, membenarkan ucapan Nabi Ibrahim as.: Wa idzâ maridhtu fahuwa yasyfîni. Bila aku sakit, maka Allah yang menyembuhkanku (QS. asy-Syu’arâ’ [26]: 80). Firman-Nya ini mengisyaratkan paling tidak dua hal.

Pertama: “Bila aku sakit” mengandung makna bahwa penyakit—yang diderita—terjadi karena kesalahan manusia, baik langsung maupun tidak. Kesalahan itu antara lain karena yang bersangkutan tidak menyesuaikan diri dengan sistem yang ditetapkan-Nya. Dari sini ditemukan tuntunan yang berkaitan dengan aneka kegiatan yang fungsinya pencegahan. Misalnya pemeliharaan kebersihan, memasak air yang akan diminum, kadar makanan yang dikonsumi, serta perlunya makan secara proporsional dan bergizi. Continue reading


Hidup dan Mati – Bagian 4


30 shape Sep

Kenapa manusia takut mati? Bagaimana agama mengajarkan kita dalam menghadapi kematian?


Hidup dan Mati – Bagian 3


25 shape Sep

Bagaimana kualitas hidup kita? Apakah masa hidup yang telah kita lewati itu sia-sia?


Copyrights 2015 | Elha Omni Media