Video

Kesehatan – Bagian 1


22 shape Dec

Bahasa al-Qur’an ada sehat dan ‘afiat. Keduanya memiliki makna yang berbeda. Sehat itu adalah berfungsinya anggota badan sesuai dengan tujuan diciptakannya anggota badan. ‘Afiat sendiri ada beberapa makna, antara lain adalah berfungsinya anggota badan sesuai dengan tujuan Allah menganugerahkan anggota badan, misal mata yang sehat bisa baca koran, tetapi mata itu tidak ‘afiat kalau digunakan untuk melihat hal-hal yang terlarang. Pengertian lain dari ‘afiat adalah perlindungan Allah kepada hamba-Nya sehingga terhindar dari bencana dan tipu daya. ‘Afiat bisa berkaitan dengan jasmani, rohani, dan juga pikiran.


Pakaian – Bagian 4


24 shape Nov

Pakailah pakaian yang terhormat. Wajar untuk mengikuti mode dan perkembangannya, tetapi ikutilah yang sejalan dengan tuntunan agama.


Pakaian – Bagian 3


10 shape Nov

Ada pakaian lahir dan ada pakaian batin. Jika kita memakai pakaian lahir hanya untuk menutupi apa yang mestinya ditutupi walaupun pakaian itu jelek, kita akan selamat di akhirat.


Pakaian – Bagian 2


27 shape Oct

Al-Qur’an menghendaki kita bisa memfungsikan pakaian kita sebagai pembeda, hiasan, perisai atau pelindung di dunia maupun akhirat. Tidak hanya sebagai pembeda, tetapi juga sebagai hiasan dan pelindung. Tidak hanya sebagai hiasan, tapi juga sebagai pembeda dan pelindung.


Pakaian – Bagian 1


12 shape Oct

Pakaian dalam bahasa al-Qur’an itu adalah libâs yang artinya penutup. Penutup ini bisa bermacam-macam. Fungsi utama pakaian adalah menutup; bisa jadi menutup yang buruk, bisa menutup yang rawan, bisa juga menutup sesuatu dalam rangka memperlihatkan keindahan.


Al-Qur’an 2: Bagian 4


29 shape Sep

Terjemah al-Qur’an dalam bahasa apa pun bukanlah al-Qur’an. Tidak ada satu bahasa pun yang dapat dialihbahasakan ke dalam bahasa lain sehingga maknanya persis sama. Jadi, terjemahan al-Qur’an hanyalah terjemahan maksudnya.


Al-Qur’an 2 : Bagian 3


21 shape Sep

Al-Qur’an adalah bukti kebenaran Nabi Muhammad saw. Bukti kebenarannya secara garis besar ada tiga hal: (1) Bahasanya indah memesona; kata-katanya seimbang, misalnya kata setan disebut 88 kali, lawannya kata malaikat juga disebut 88 kali. (2) Memberi isyarat ilmiah, contohnya Allah menyatakan bahwa matahari itu dhiya’ (cahaya yang bersumber dari dirinya), sedangkan bulan itu nur (pantulan cahaya). (3) Pemberitaan ghaibnya; contohnya pada kisah Firaun, dinyatakan bahwa: “Kali ini Saya selamatkan badanmu supaya kamu menjadi tanda bukti pelajaran bagi generasi sesudahmu,” yang kemudian pada abad ke-19 baru ditemukan muminya.


Al-Qur’an 2 : Bagian 2


01 shape Sep

Dalam al-Qur’an terdapat cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan, yakni ada 4. Pertama, mengajak manusia memperhatikan alam. Kedua, berbicara tentang manusia yang bertujuan agar sampai kepada aqidah, syariah, dan akhlak. Ketiga, menguraikan kisah, sejarah masa lampau. Dan cara keempat, berbicara tentang janji dan ancaman.


Al-Qur’an 2: Bagian 1


25 shape Aug

Kandungan al-Qur’an bisa dibagi tiga: ada kandungan yang berkaitan dengan tujuan diturunkannya, ada kandungan yang berkaitan dengan cara yang ditempuh untuk mengantar manusia ke tujuannya tersebut, dan yang terakhir adalah kandungan tentang bukti kebenarannya.


Maqam – Bagian 3


11 shape Aug

Maqam selanjutnya adalah sabar. Sabar itu menahan gejolak nafsu untuk mendapatkan yang baik atau yang lebih baik. Sabar pada maqam ini pasti pahit, tapi dampaknya lebih manis daripada madu.


Copyrights 2015 | Elha Omni Media