Kiamat – Bagian 1


24 shape Jul


Berlomba dalam Kebajikan


18 shape Jul

Bulan Ramadhan diibaratkan sebagai tanah yang subur. Apa pun yang Anda tabur akan tumbuh subur, kendati Anda tidak menaburi lahan dengan pupuk atau benih yang Anda tanam kurang berkualitas. Karena suburnya, kendati Anda tidak menabur lahan itu pun akan dipenuhi oleh alang-alang.

Ada juga yang mengibaratkan bulan suci itu sebagai bulan sale (obral) yang supermarket-nya terdapat di mana-mana serta terbuka sepanjang saat, menawarkan aneka komoditas dengan harga yang sangat sangat murah. Yang dibutuhkan untuk meraihnya hanya melangkah satu-dua langkah. Bahkan menampakkan keinginan pun—walau tidak melangkah—dapat mengundang pemilik supermarket mengirimkan sekian banyak hadiah untuk merangsang Anda melangkah ke sana. Dalam bahasa agama, keinginan tersebut dinamai niat yang tulus untuk berbuat kebajikan. Continue reading


Tentang Tayangan Tafsir al-Mishbah 12 Juli 2014


  • by admin quraishshihab.com
  • Article

15 shape Jul

Kepada yang meminta klarifikasi langsung, berikut jawaban saya:

Uraian tersebut dalam konteks penjelasan bahwa amal bukanlah sebab masuk surga, walau saya sampaikan juga bahwa kita yakin bahwa Rasulullah akan begini (masuk surga). Penjelasan saya berdasar hadist antara lain:

لا يدخل احدكم الجنة بعمله قيل حتى انت يا رسول الله قال حتى 
انا الا ان يتغمدني الله برحمنه

“Tidak seorang pun masuk surga karena amalnya.” Sahabat bertanya, “Engkau pun tidak?” Beliau menjawab, “Saya pun tidak, kecuali berkat rahmat Allah kepadaku.”

Ini karena amal baik bukan sebab masuk surga, tapi itu hak prerogatif Allah. Continue reading


Manusia – Bagian 4


  • by admin quraishshihab.com
  • Video

11 shape Jul

Apa saja potensi yang dianugerahkan Allah swt. kepada manusia? Bagaimana mengembangkan potensi-potensi tersebut? Bagaimana dengan manusia yang terlahir tidak sempurna secara fisik atau mental?


Doa untuk Indonesia


05 shape Jul

Alhamdulilah segala puji bagi-Mu yang telah menganugerahkan kami tanah air yang dilukiskan sebagai sekeping taman surga. Segala puji bagi-Mu yang menjadikan kami ber-Bhineka Tunggal Ika. Segala puji bagi-Mu yang telah menakdirkan kami bebas merdeka. Segala puji bagi-Mu yang menjadikan kami berpeluang memilih sendiri pemimpin yang kami rasa lebih dekat kepada kami dan kami pikir lebih mampu menanggulangi keluhan dan mewujudkan keinginan kami serta lebih bisa—atas bantuan-Mu Ya Allah—memberi rasa aman dan tenteram bagi kami dan anak cucu kami. Continue reading


Bicara dan Diam


02 shape Jul

Banyak sekali ungkapan dalam berbagai bahasa yang memuji diam dibandingkan dengan bicara. “Kalau berbicara adalah perak, maka diam adalah emas.”  Yang Anda ketahui sebelum Anda ucapkan adalah tawanan Anda dan setelah Anda ucapkan maka Anda menjadi tawanannya. “Menyesal karena diam, hanya sekali, menyesal karena bicara, seribu kali.” Demikian sedikit dari banyak ungkapan dan kata hikmah.

Namun kata orang bijak: Keistimewaan diam ketimbang berbicara seperti yang tecermin dalam ungkapan di atas tidaklah mutlak. Membicarakan kebajikan dengan baik lebih baik daripada diam. Di sini pembicaraan menjadi  hiasan bagi si pembicara, sedang diamnya  yang diam menjadikannya tampil tanpa hiasan. Continue reading


Shiyam dan Shaum (Puasa Berganda)


27 shape Jun

Ada orang yang mempersamakan maksud kata shaum dan shiyam. Sebenarnya tidaklah demikian, kendati keduanya dari segi bahasa berarti menahan.  Shiyam adalah menahan diri dari makan, minum, dan hubungan seks demi karena Allah sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Inilah yang ditunjuk antara lain oleh QS. al-Baqarah [2]: 183 dan yang atas dasarnya umat Islam berpuasa sepanjang bulan Ramadhan. Sedang shaum digunakan al-Qur’an untuk makna menahan diri tidak  mengucapkan sesuatu yang tidak berguna walau sesuatu itu benar. Continue reading


Marhaban Ya Ramadhan


25 shape Jun

Marhaban Ya Ramadhan. Begitu bunyi sekian banyak spanduk di jalan raya menyambut bulan Ramadan. Ia dipahami oleh banyak orang kebanyakan dalam arti “Selamat datang”. Itu tidak salah, tetapi amat sederhana. Kata marhaban terambil dari kata raheb yang berarti luas/lebar. Ia diucapkan kepada tamu untuk menggambarkan bahwa ia disambut dengan hati lapang penuh kegembiraan. Dari akar kata raheb lahir juga kata yang berarti tempat perhentian musafir untuk memperbaiki kendaraan dan mengambil bekal perjalanan. Continue reading


Keadilan


  • by admin quraishshihab.com
  • Article

20 shape Jun

Apakah kata yang dapat menggambarkan ajaran Islam secara utuh? Ada yang berkata tauhid, ada lagi yang memilih kata salam/damai. Ada juga yang memilih kata kasih, namun yang paling banyak pendukungnya adalah adil.

Pada masa lalu di Yunani pernah berkumpul sekian banyak filsuf membahas makna Keadilan. Ada yang berkata: “Keadilan tecermin dalam kebenaran ucapan dan kesetiaan membayar utang.” Ada juga yang menggambarkannya dengan: “Bantuan untuk teman-teman dan mudharat terhadap musuh.” Filsuf Thrasymachus menegaskan bahwa Keadilan tidak lain “kecuali keberpihakan kepada yang kuat“. Continue reading


Manusia – Bagian 3


  • by admin quraishshihab.com
  • Video

18 shape Jun

Apakah manusia memang makhluk paling mulia? Ataukah justru manusia malahan makhluk perusak dan lebih hina daripada binatang?


Copyrights 2015 | Elha Omni Media