Cover-Sirah-Nabi-Muhammad

Membaca Sirah Nabi Muhammad saw.

Category:

Product Description

Ketika Nabi dan kaum Muslim tiba di Madinah, sepulangnya dari pertempuran Tabuk, masyarakat Madinah; lelaki, perempuan, dan anak-anak, menyambut mereka dengan mendendangkan puji-pujian:

Thala‘a al-badru ‘alaina
Min tsaniyyâti al-wadâ‘
Wajaba asy-syukru ‘alaina
Mâ da‘â lillâhi dâ‘
Ayyuha al-mab‘ûtsu fînâ
Ji’ta bi al-amri al-muthâ‘

Di sinilah dan pada waktu itu syair ini didendangkan, bukan saat menyambut Nabi saw. ketika tiba di Madinah dalam perjalanan Hijrah dari Mekkah. Sebab, perjalanan dari Mekkah tidak melalui Tsaniyat al-Wada’, sebuah tempat yang disebut dalam syair di atas. Tetapi yang datang dari arah Tabuklah yang melalui lokasi tersebut.

Kisah di atas hanyalah sebagian kecil dari pembacaan ulang yang dilakukan oleh penulis terhadap Sirah Nabi saw. Masih banyak kisah lain yang terkait dengan kehidupan Nabi saw. Setelah dibaca ulang di bawah “sorotan” al-Qur’an dan hadits-hadits shahih, ternyata menghasilkan simpulan yang malah merevisi kisah-kisah yang kadung populer.

Buku Membaca Sirah Nabi Muhammad saw. ini mengajak Anda menelusuri kembali jejak-jejak perjalanan Nabi Muhammad saw. yang peristiwa-peristiwanya disusun berdasarkan timbangan al-Qur’an dan hadits-hadits shahih. Banyak hal baru, terkait kehidupan Nabi, yang bisa Anda dapatkan dalam buku ini. Jika selama ini ayat-ayat al-Qur’an hanya dijadikan alat “pengesah” atau “penguat” dari kisah tertentu yang terkait dengan kehidupan Nabi saw., dalam buku ini M. Quraish Shihab justru membaliknya, yaitu menjadikan ayat-ayat al-Qur’an sebagai alat “penyeleksi” terhadap satu kisah, apakah ditolak atau diterima.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Membaca Sirah Nabi Muhammad saw.”

Copyrights 2015 | Elha Omni Media