Apa beda musibah, bala’, dan ‘azab? Ada pula yang dinamakan dengan siksa dan fitnah. Apa pula maknanya? Bagaimana kita mengenalinya?
Perkawinan Usia Muda
Beberapa minggu lalu saya mendapat kehormatan hadir di Mahkamah Konstitusi sebagai saksi ahli yang diharapkan menyampaikan pandangan Islam tentang perkawinan usia muda. Di sana antara lain saya kemukakan bahwa: al-Qur’an [ … ]
Menyikapi Radikalisme di Konferensi Internasional Al-Azhar Mesir
Pada tanggal 3-4 Desember 2014 yang lalu, M. Quraish Shihab berkunjung ke Mesir untuk menghadiri Konferensi Internasional yang membahas fenomena ekstremisme dan terorisme serta pengaruhnya dalam dunia Islam, khususnya dewasa [ … ]
Musibah – Bagian 1
Apa yang dimaksud dalam Bahasa Indonesia musibah itu adalah bencana. Sebenarnya yang dimaksud itu adalah segala sesuatu yang tidak menyenangkan. Bukankah Allah Mahabaik, namun Dia izinkan musibah itu terjadi?
Takdir – Bagian 4
Bagaimana dengan Rasulullah saw. hubungannya dengan takdir? Rasulullah berusaha dan tawakkal. Namun, kapan beliau berusaha dan kapan saatnya beliau tawakkal?
Majelis al-Hukama’
Saya baru saja kembali dari Mesir mengikuti dan menghadiri pembentukan apa yang dinamai: Majlis Hukama’ al-Islam/ Muslim Elders Counsil/Majelis Orang-orang Bijak Muslim. Pendiri Majelis ini terdiri dari dua belas orang yang datang [ … ]
Takdir – Bagian 3
Bagaimana hubungan al-Qur’an dengan takdir? Apa pun yang terjadi pada diri manusia, kecuali karena takdir Allah. Namun harus diingat, bahwa manusia dapat memilih takdirnya melalui usaha dan doa.
Takdir – Bagian 2
Kita tidak bisa keluar dari takdir Tuhan, namun kita dapat memilihnya. Lalu, apa bedanya takdir dengan nasib? Apakah benar sejak dalam kandungan Allah telah menentukan manusia itu masuk surga atau [ … ]
Berlalu Lintas
“Hamba-hamba ar-Rahmân—Tuhan Pencurah Kasih—adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan “salam” (yakni mari berpisah dengan damai) (QS. al-Furqân [25]: 63). [ … ]
Takdir – Bagian 1
Kita sering kali menghubungkan kata takdir dengan kejadian-kejadian tidak menyenangkan. Tapi, apa sebenarnya takdir itu? Apa makna qadha’ kaitannya dengan takdir itu?


