Dibandingkan Nabi-nabi sebelumnya, Nabi Muhammad saw. tidak lagi merinci ajarannya. Dia berikan pokok-pokok. Dia serahkan kepada akal manusia untuk mengembangkannya sesuai dengan pokok-pokok yang ada.
Category: Aqidah
Nabi-nabi – Bagian 3
Para nabi dan rasul menyandang empat sifat: shiddiq, tabligh, amanah, dan fathanah. Kita yang mengikuti para nabi juga harus memiliki sifat-sifat tersebut, walaupun kadarnya berbeda.
Nabi-nabi – Bagian 2
Pernahkah kita merenungkan ke mana kita pergi setelah kita mati? Banyak pertanyaan yang timbul dalam benak kita yang jika tidak terjawab, membuat kita gelisah. Karena itu, Allah memilih manusia-manusia tertentu, yakni [ … ]
Nabi-nabi – Bagian 1
Dari segi bahasa, nabi terambil dari kata naba’, yang artinya berita penting. Nabi itu adalah yang menyampaikan berita penting. Sedangkan rasul artinya utusan. Namun, dari segi istilah para ulama berbeda pendapat [ … ]
Puasa Mengasah Aneka Kecerdasan
Puasa bermula dengan tidak makan, tidak minum, dan tidak bercampur dengan pasangan sejak terbit hingga terbenamnya matahari. Tetapi, ia seharusnya berakhir dengan tecerminnya semua sifat Allah―kecuali sifat Ketuhanan-Nya―dalam kepribadian seseorang [ … ]
Malaikat – Bagian 4
Betapapun, kita harus percaya bahwa ada malaikat. Dia wujud, wujudnya bukan dalam diri kita, di luar kita. Wujud, bukan maya, bukan ilusi. Bagaimana cara kerjanya dan bagaimana bentuknya?
Islam Agama Damai
Islam adalah agama damai yang mencintai kemanusiaan. Ia membawa rahmat dan kedamaian bagi seluruh alam. Bahkan, walau dalam keadaan bermusuhan, Islam tetap memerintahkan kejujuran tingkah laku dan perlakuan yang adil.
Malaikat – Bagian 3
Allah Mahakuasa, lalu kenapa Dia menciptakan malaikat? Siapa saja malaikat Allah itu? Apa tugas-tugasnya?

